Belajar Menjadi Pribadi Lebih Baik | InsanKamil.com
Random header image... Refresh for more!

Menyiapkan Diri Menjadi Insan Mulia

Berniat menjadi orang yang mulia diperlukan pengorbanan yang tidak sedikit. Itulah perkataan guru saya kepada saya setelah dalam ujian pencalonan kadus hasilnya saya hanya mendapat hasil nomor 2. Beliau mengatakan demikian karena mengetahui usaha yang saya lakukan hanya setengah – setengah alias tidak maksimal. Hal itu seperti sebuah tamparan yang sangat keras pada wajah saya. Saya langsung “terbangun” dari mimpi. Ternyata hidup ini membutuhkan banyak pengorbanan agar bisa menjadi seorang yang mulia.

Di dalam setiap usaha, mutlak diperlukan 2 hal utama, yakni berusaha serta berdoa. Seorang mu’min yang hanya berusaha tanpa disertai dengan doa, sungguh sangat sombong atau congkak. Seorang mu’min yang hanya berdoa tanpa berusaha, dia hanya menjadi seorang pembohong bagi dirinya sendiri. Bila 2 hal utama tadi sudah dilaksanakan, hal terakhir adalah tawakal, semua kembali kepada Alloh. Dialah yang menentukan hal terbaik untuk kita. Yakinlah dengan hal itu, setiap keputusan dari Alloh SWT adalah hal terbaik bagi kita, walau kadang kita memandangnya sebagai suatu keburukan dikarenakan kebodohan kita. [Read more →]

March 6, 2010   No Comments

Ingin Hasil Baik, Jangan Lupa Mengerjakan PR

Anda sekarang masih duduk di bangku sekolah? Atau mungkin malah sudah lulus dari bangku sekolah? Bila iya, pasti anda mengerti dengan yang namanya PR bukan? Ya, PR adalah pekerjaan rumah yang dititipkan oleh guru untuk dikerjakan di rumah. Apakah tujuan PR? Tentunya untuk meningkatkan pemahaman kita kepada pelajaran dan agar tidak kelewatan dalam bermain. Begitu kan? Ya setidaknya itu menurutku.

Lalu, bila Anda sudah tidak di bangku sekolah lagi tentu sudah tidak punya PR lagi kan? Bisa iya, bisa tidak. Iya dalam artian mungkin Anda seorang pekerja kantor yang mendapat tugas dari atasan dan tidak dapat dikerjakan di kantor. O, bukan PR mungkin tapi kerja lembur kalee ya… he… maklum, saya bukan pekerja kantoran. Untuk pengangguran seperti saya, mungkin tidak ada PR juga yaTapi untuk sukses, semua orang harus mengerjakan PR nya dengan baik entah itu Anda masih sekolah maupun sudah lulus. [Read more →]

February 19, 2010   4 Comments

Mengambil Pelajaran Berharga Dari Sebuah Kegagalan

Beberapa hari kemarin, saya mengikuti ujian pemilihan kadus (kepala dusun) di desa saya. Sebenarnya bukan keinginan saya untuk ikut berpartisipasi di dalamnya, namun karena dorongan yang begitu besar dari orang tua serta saudara – saudara dekat lainnya, akhirnya kuberanikan diri untuk ikut dalam pemilihan kadus ini.

Pengumuman bahwa akan diadakan ujian penerimaan kadus sebenarnya sudah diumumkan jauh – jauh hari oleh bagian pemerintahan desa sebelum pembukaan pendaftaran. Persiapan sudah dilaksanakan dengan baik, namun dikarenakan ketidakpastian kapan pembukaan pendaftaran dilakukan, akhirnya ngedown juga. Jadi malas belajar dan ikhtiar berkurang. Setelah menunggu hampir 2 bulan lebih, akhirnya [Read more →]

February 15, 2010   No Comments

Mengapa Korupsi Terus Ada?

Solusi pemberantasan korupsi ala bloger, hmm… tema yang sangat menarik bukan? Tema inilah yang mencoba diangkat dan dijadikan sebagai satu kompetisi oleh situs inspirasi. Saya merasa tertarik untuk ikut berpartisipasi.

Baiklah, pertama marilah kita pahami apakah arti dari pada korupsi itu sendiri? Pada Wikipedia disebutkan bahwa korupsi dalam bahasa latinnya: (corruptio dari kata kerja corrumpere yang bermakna busuk, rusak, menggoyahkan, memutarbalik, menyogok). Secara harfiah, korupsi adalah perilaku pejabat publik, baik politikus/politisi maupun pegawai negeri, yang secara tidak wajar dan tidak legal memperkaya diri atau memperkaya mereka yang dekat dengannya, dengan menyalahgunakan kekuasaan publik yang dipercayakan kepada mereka. Kira – kira sudah paham apa arti korupsi itu kan?

Dari artinya saja sudah sangat jelek, namun mengapa masih tetap saja ada yang melakukan tindakan korupsi? [Read more →]

February 14, 2010   4 Comments

Langkah Kedua, Menetapkan Target

Langkah Kedua, Menetapkan Target

Setelah langkah pertama ditetapkan (Menentukan Tema), selanjutnya kita melangkah ke bagian kedua, yakni menetapkan target. Dengan menetapkan target, maka sasaran akan terasa lebih mudah untuk dicapai. Target yang terukur dan realistis akan lebih mudah untuk dipahami dan dicapai.

Langkah yang dapat diambil untuk menetapkan target antara lain : [Read more →]

February 11, 2010   No Comments