Tag: Paradigma

Say No To Pornografi

Awal bulan juni 2010, negeri ini dihebohkan dengan beredarnya video adegan tidak senonoh dengan pelaku yang dikatakan berwajah mirip artis luna maya serta ariel peterpan.

Bagi dan seharusnya warga Indonesia yang menjunjung tinggi norma “ketimuran”, hal seperti itu sungguh sangat memperihatinkan. Ini merupakan satu contoh bahwa ‘freesex’ telah mewabah di negeri ini. Banyak pihak langsung merespon kejadian ini. Ada yang meminta para pelaku untuk segera ditindak, disuruh untuk mundur dari dunia entertainment, dilarang tampil di beberapa daerah, dan masih banyak respon lainnya.

dan yang lebih memprihatinkan lagi adalah bahwa ternyata antusiasme masyarakat untuk menonton adegan tidak senonoh itu tinggi. Terbukti dengan sangat cepatnya peredaran serta yang mengunduh video tersebut. Utamanya adalah dari kalangan muda termasuk anak SLTP yang bisa dikatakan masih labil.

Bagi luna maya serta ariel sendiri, walaupun belum terbukti kebenarannya, namun hal ini telah berdampak pada ‘menuju hancurnya’ karier mereka. Lalu apakah yang bisa kita ambil hikmah dari kejadian ini sebagai seorang yang ingin menjadi pribadi yang lebih baik? (continue reading…)


Pekerjaan Tambahan, Pendapatan Tambahan

Menyisihkan 1-2 jam untuk membangun pendapatan. tambahan adalah tindakan bijaksana untuk mengantisipasi kebutuhan finansial kelak saat kita tidak mampu lagi bekerja secara optimal.

Ada berbagai macam cara kita meningkatkan pendapatan. Untuk mendapat tambahan income, jalan yang dilalui sebagian orang adalah dengan berkompetisi mendapatkan posisi yang lebih tinggi di perusahaan. Namun tidak semua berhasil karena persaingan tersebut sangatlah ketat.

Kerja lembur akan menambah income kita, namun sampai kapan saya dapat berhenti melakukannya? Bagi orang yang bekerja sebagai buruh atau karyawan, dalam meningkatkan income, umumnya dengan cara memperpanjang waktu kerja atau mengambil jatah kerja lembur. Dengan bekerja lembur, kita akan mendapat upah tambahan untuk menutupi segala kebutuhan saat ini dan tabungan untuk hari tua nantinya.

Namun kita perlu sadari bahwa waktu kita terbatas. Sangatlah tidak mungkin bila (continue reading…)


Mensyukuri Kelulusan

Hari ini tanggal 26 April 2010, hasil kelulusan untuk pelajar tingkat SMA diumumkan. Dengan nilai standar minimal 5.50, target yang cukup berat dibandingkan dengan standar kelulusan tahun – tahun sebelumnya, termasuk standar kelulusanku dulu yang hanya 3,25. Banyak pelajar yang harap – harap cemas menunggu hasilnya keluar. Apakah lulus ataukah harus mengulang?

Bagi yang harus mengulang, tentu harus mengerjakan PRnya dengan serius dikarenakan mengapa harus sampai mengulang? Bagi yang tidak perlu mengulang (lulus) tentunya harus mensyukuri atas apa yang telah diperolehnya (kelulusan). Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mensyukuri kelulusannya. (continue reading…)


Meningkatkan Kualitas Hidup Dengan Meningkatkan Kemampuan Menjual

Hidup kita tidak akan terlepas dari yang namanya kegiatan “menjual”. Semakin pintar/lihai kita dalam “menjual”, maka harapan akan kehidupan yang lebih baik akan semakin terlihat jelas di depan mata. Sebagai contoh, ketika anda sedang melamar pekerjaan, maka anda perlu untuk membuat surat lamaran yang tentunya isinya adalah “menjual” diri anda agar surat lamaran anda dapat diterima. Selanjutnya masuk ke tes interview yang isinya sama juga yaitu “menjual” kemampuan anda kepada sang pewawancara. Menjual disini artinya meyakinkan bahwa memang anda layak untuk mengisi lowongan pekerjaan yang tersedia.

Jadi, kemampuan “menjual” tentunya sangat penting dalam kehidupan. Kabar baiknya adalah bahwa kemampuan menjual dapat ditingkatkan. Ada banyak cara yang dapat dilakukan, mulai dari (continue reading…)


Malas Penyebab Kegagalan

Ada kemungkinan besar, salah satu penyebab utama kegagalan di bisnis network-marketing adalah distributor yang NATO. Yang saya maksud dengan NATO bukanlah North Atlantic Treaty Organisation (Pakta Pertahanan Atlantik Utara). NATO yang saya maksud adalah No Action, Talk Only. Bahasa gaulnya, OmDo, atau Omong Doank.

Banyak orang yang bergabung dengan bisnis network-marketing mengharapkan hasil yang muluk-muluk. Banyak yang berpikiran bahwa untuk sukses di network-marketing, seorang distributor hanya perlu mencari sebanyak-banyaknya downline ataupun orang-orang yang akan menjual produk untuk mereka. Bahkan, seringkali banyak yang berpikiran bahwa upline-nya akan membangun organisasi network-marketing untuk mereka.

Tidak jarang juga, seorang distributor gagal mencapai sukses (continue reading…)


  • Enter your email address:

    Delivered by FeedBurner

  • Data

  • Categories

  • Copyright © 1996-2010 InsanKamil(dot)com. All rights reserved.
    iDream theme by Templates Next | Powered by WordPress
    SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline