Member Login

Lost your password?

Registration is closed

Sorry, you are not allowed to register by yourself on this site!


Alasan Perusahaan Menerima Karyawan

pekerjaanSaat ini mencari pekerjaan adalah satu hal yang sulit. Apalagi jika tidak mempunyai kelebihan yang dapat diandalkan, tentunya akan semakin sulit. Ada kalanya kita bertanya, kita sudah memenuhi semua kualifikasi yang disyaratkan, namun mengapa akhirnya kita tidak diterima, malahan orang lain yang diterima?

Kita juga harus mengerti dan memahami alasan mengapa perusahaan menerima orang lain dan bukan kita, sebab dengan demikian kita dapat instropeksi diri dan meningkatkan kemampuan sehingga dapat lolos dalam kesempatan berikutnya yang jarang terjadi.

Adapun alasan perusahaan menerima karyawan yaitu :

1. Berpotensi jangka panjang.

Perusahaan menginginkan karyawan yang mau mengabdikan dirinya di perusahaan. Karyawan yang ingin berkembang bersama perusahaan akan selalu merasa termotivasi, bersemangat dalam bekerja, serta selalu memikirkan strategi agar perusahaan bisa terus berkembang.

“Untuk menunjukkan bahwa Anda memiliki sifat ini, Anda bisa bertanya apakah imbalan bagi karyawan yang paling berprestasi dan mintalah mereka memberi contohnya,” ujar President of Personal Management Solutions Celia Santana.

2. Mampu bekerja sama

Alasan ini penting karena setiap karyawan akan menghabiskan banyak waktunya di tempat kerja bersama karyawan yang lain. Karena itulah, perusahaan harus yakin bahwa Anda bisa memahami peraturan-peraturan tidak tertulis, suka menolong, bisa dipercaya, menghormati rekan kerja, dan kompeten.

3. Mampu menghasilkan uang

Alasan ini penting karena perusahaan harus tahu apakah karyawan barunya akan membuat perusahaan untung atau justru merugi.

“Perusahaan biasanya suka hitungan secara matematika. Semakin Anda bisa menunjukkan keuntungan yang mereka dapatkan dengan mempekerjakan Anda, semakin besar potensi Anda untuk dipekerjakan,” ujar Rothberg.

4. Lamaran kerja yang menarik

Surat lamaran kerja ibarat iklan yang mempromosikan diri Anda. “Surat ini adalah refleksi dari diri Anda di mata pembacanya,” ujar President EFL Associates Jay Meschke.

Jika kesan pertama akan terus teringat, maka surat lamaran yang baik akan mendorong terciptanya kesan yang baik atau sebaliknya.

“Saat membuat lamaran kerja, perhatikan isi, gaya penulisan, dan akurasinya. Coba minta teman Anda yang paling kritis dan skeptis untuk membacanya dan minta sarannya,” saran Meschke.

5. Pengalaman kerja yang relevan

Pengalaman kerja yang sesuai menunjukkan bahwa Anda tak perlu lagi dibimbing secara terus-menerus. Perusahaan tentunya tak punya banyak waktu untuk membimbing atau melatih karyawannya.

“Siapkan lamaran Anda dengan kualifikasi, referensi, serta latar belakang yang mendukung. Tak ada cara yang lebih baik dari itu,” tegas Meschke.

6. Mampu menyelesaikan masalah

Perusahaan sadar penuh bahwa dalam bisnis, perubahan bisa terjadi dengan cepat. Hanya orang-orang yang fleksibel dan mampu berpikir cepat saja yang mampu untuk segera menyesuaikan diri.

“Carilah cara berpikir menangani tantangan dan masalah dengan cara yang tidak pernah diajarkan di buku. Misalnya saja, Einstein biasanya melakukan pendekatan dengan cara berpikir layaknya anak-anak yang berfantasi dan bekerja untuk mewujudkannya,” ujar Steven.

7. Paham dunia online

Internet serta jaringan pertemanan adalah cara yang baik untuk membangun komunikasi dan membentuk networking. Meski begitu, karena hal ini bisa membuat orang lain bisa mengakses kehidupan pribadi Anda, maka pastikan agar kredibilitas Anda di dunia online terjamin bersih.

“Gunakan social networking ini untuk keuntungan Anda. Bertemanlah dengan orang-orang dan para ahli yang bisa memberikan rekomendasi yang baik serta penghargaan yang baik sebagai nilai lebih yang bisa dilihat langsung oleh orang lain,” ujar Vice President of Human Resources DLT Solutions Chris Laggini.

8. Multitaster

Dunia bisnis selalu membutuhkan orang-orang yang mampu melakukan banyak tugas. Jika karyawan menunjukkan keinginan untuk terus belajar dan senang melakukan segala jenis pekerjaan, maka dia umumnya adalah orang yang selalu ingin tahu dan ambisius, dua kriteria yang dibutuhkan untuk bisa maju dan sukses.

“Karena itulah, jangan malu untuk meminta tugas tambahan yang bisa memacu diri Anda untuk belajar tentang suatu hal baru,” ujar Susan Stern, pendiri dan President of Stern + Associates, yang bergerak di bidang kehumasan dan marketing communications.

9. Antusias dan inisiatif

Orang yang antusias akan selalu mudah diingat. Sementara orang yang selalu berinisiatif akan identik dengan gambaran orang yang selalu mengejar dan berusaha atas apa yang diinginkannya.

10. Cocok dengan budaya perusahaan

Mereka yang merasa nyaman dengan budaya perusahaan tentu akan bekerja dengan lebih baik. Cobalah untuk menggunakan cara berbeda, misalnya lewat blog atau twitter untuk menggambarkan bahwa Anda sesuai dengan budaya perusahaan tertentu.

Cari cara pula untuk menegaskan bahwa Anda terbuka pada kerja tim, fleksibilitas, dan kepemimpinan, untuk menunjukkan bahwa Anda memang tertarik dengan posisi yang ditawarkan

Setelah memahami alasan mengapa satu perusahaan mempekerjakan karyawan, Anda dapat mengambil manfaat dan ilmu agar dalam lowongan kerja berikutnya, Anda dapat lolos sesuai dengan harapan Anda. (okezone.com)

Artikel Terkait

Tags: ,

Leave a Reply


SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline