Agama

Keutamaan Kalimat Thoyyibah

Sudah 2 pekan kita menjalani ibadah puasa bulan Ramadhan. Bagaimanakah kualitas dan kuantitas ibadah anda? Saya berdoa semoga semakin meningkat baik kualitas maupun kuantitasnya ya…

Semua orang bisa meningkatkan kuantitas ibadahnya, namun hal ini tidak terlepas dari kualitas ibadah yang dilaksanakannya. Bagi insan yang telah merasakan nikmatnya beribadah (kualitas ibadahnya sudah baik dan mampu mengendalikan hawa nafsunya) tanpa paksaan kepada diri sendiri dengan sendirinya kuantitas ibadahnya akan meningkat.

Tiap waktu, daripada lidahnya berbicara yang tidak berguna bahkan kotor, ia gunakan untuk menyebut kalimat thoyyibah (Laa Ilaaha Illalloh). Tidakkah diketahui bahwa berdzikir adalah sangat besar pahala serta manfaatnya.

(continue reading…)


6 Perkara Yang Harus Di Jaga Ketika Berpuasa

Bila tidak berhati – hati di dalam menjalankan ibadah puasa, maka yang akan didapat hanyalah lapar dan dahaga yang mana tentunya hal ini sangat tidak kita inginkan. Untuk menghindari hal tersebut, setidaknya ada 6 perkara yang sangat penting untuk di jaga ketika berpuasa.

6 perkara ini yaitu : (continue reading…)


Menjaga Lisan Dari Mengutuk dan Melaknat

Sebagian wanita begitu mudah melaknat orang yang ia benci bahkan orang yang sedang berpekara dengannya, sama saja apakah itu anaknya, suaminya, hewan atau selainnya.

Kata laknat yang sudah menjadi bagian dari bahasa Indonesia memiliki dua makna dalam bahasa Arab :

Pertama : Bermakna mencerca.

Kedua : Bermakna pengusiran dan penjauhan dari rahmat Allah.

Ucapan laknat ini mungkin terlalu sering kita dengar dari orang-orang di lingkungan kita dan sepertinya saling melaknat merupakan perkara yang biasa bagi sementara orang, padahal melaknat seorang Mukmin termasuk dosa besar. Tsabit bin Adl Dlahhak radhiallahu ‘anhu berkata :

“Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda : ‘Siapa yang melaknat seorang Mukmin maka ia seperti membunuhnya.’ ” (HR. Bukhari dalam Shahihnya 10/464)

Ucapan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam : ((“Fahuwa Kaqatlihi”/Maka ia seperti membunuhnya)) dijelaskan oleh Al Hafidh Ibnu Hajar Al Asqalani rahimahullah dalam kitabnya Fathul Bari : “Karena jika ia melaknat seseorang maka seakan-akan ia mendoakan kejelekan bagi orang tersebut dengan kebinasaan.”

Sebagian wanita begitu mudah melaknat orang yang ia benci bahkan orang yang sedang berpekara dengannya, sama saja apakah itu anaknya, suaminya, hewan atau selainnya.

Sangat tidak pantas bila ada seseorang yang mengaku dirinya Mukmin namun lisannya terlalu mudah untuk (continue reading…)


Pidato Rosululloh SAW Menyambut Bulan Ramadhan

Dari Salman r.a meriwayatkan, “Pada hari terakhir bulan sya’ban, Rosululloh saw berkhutbah kepada kami, “wahai manusia, kini telah dekat kepadamu satu bulan yang agung, bulan yang sarat dengan berkah, yang di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik (nilainya) dari seribu bulan. Inilah bulan yang Alloh tetapkan puasa di siang harinya sebagai fardhu, dan sholat tarawih di malam harinya sebagai sunnah. Barang siapa ingin mendekatkan dirinya kepada Alloh di bulan ini dengan suatu amalan sunat, maka pahalanya seolah – olah dia melakukan amalan fardhu pada bulan – bulan yang lain. Dan barang siapa melakukan amalan fardhu pada bulan ini, maka dia akan dibalas dengan pahala seolah – olah telah melakukan tujuh puluh amalan fardhu pada bulan yang lain. Inilah bulan kesabaran dan ganjaran bagi kesabaran yang sejati adalah surga, bulan ini juga merupakan bulan simpati terhadap sesama. Pada bulan inilah rezeki orang – orang beriman ditambah. Barang siapa memberi makan (untuk berbuka puasa) kepada orang yang berpuasa maka kepadanya dibalas dengan keampunan terhadap dosa – dosanya dan dibebaskan dari api neraka jahanam dan dia juga memperoleh ganjaran yang sama sebagai mana orang yang berpuasa tadi tanpa sedikitpun mengurangi pahala orang yang berpuasa itu.” (continue reading…)


Hadits Sepuluh

Dari Abi Hurairah ra telah berkata, telah bersabda Rosululloh saw, ‘sesungguhnya Alloh itu baik, tidak menerima sesuatu kecuali yag baik. dan sesungguhnya Alloh telah memerintahkan kepada orang – orang mu’min (serupa) dengan apa yang telah diperintahkan kepada rosul – rosul, maka Alloh telah berfirman : “Hai rosul – rosul, Makanlah dari segala sesuatu yang baik, dan bekerjalah kamu dengan pekerjaan yang baik.” dan telah berfirman : “Hai orang – orang yang beriman, makanlah dari apa – apa yang baik yang telah Kami Rezkikan padamu”. Kemudian beliau menceritakan seorang laki – laki yang telah jauh perjalanannya, berambut kusut penuh dengan debu. dia menadahkan kedua tangannya ke langit dan berkata, “wahai Tuhan”, “wahai Tuhan”. Sedangkan makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan dikenyangkan dengan barang yang haram, maka bagaimana ia akan diterima permintaannya?’

diriwayatkan oleh Imam Muslim


  • Enter your email address:

    Delivered by FeedBurner

  • Data

  • Categories

  • Copyright © 1996-2010 InsanKamil(dot)com. All rights reserved.
    iDream theme by Templates Next | Powered by WordPress
    SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline